Kamis, 15 Desember 2016 0 comments

Izinkan Aku Menjaga Hati


Bantu aku untuk menjaga via http://duniajilbab.co.id/inspirasi-hijrah/bantu-aku-untuk-menjaga/

Saat bersitatap dengannya pertama kali.
Merasakan perasaan membuncah yang tak terperi.
Aku bertanya pada diri.
“Kenapa aku seperti ini?”

Ia tak melakukan apapun.
Juga tak berniat menarik perhatian sekalipun.
Aku kembali bertanya pada diri.
“Kenapa aku seperti ini?”

Kepalaku diisi dengan ribuan pertanyaan.
Merambat dan menikung hingga ke ulu hati.
Ya Tuhan, jangan beri rasa ini lagi.
Aku tak mau.
Tak mau jika hanya aku sendiri yang menyulam harapan itu.
Berangan-angan panjang tentang cerita indah.
Aku menegaskan diri.
Aku tak mau!

Biar.
Biar tinggalkan aku sendiri.
Lebih baik seperti ini.
Aku mungkin memiliki hati yang mudah goyah.
Apalagi mengenaimu.
Hatiku cepat sekali ingkar dengan perkataanku sendiri.
Tapi aku menutupinya sangat rapi bukan di depanmu?
Jadi biarlah seperti ini.
Aku akan menjaga hati.
Hari itu akan tiba.
Setelah semua puzzle tersusun dengan tepat.
Hari itu akan tiba di saat yang terbaik.
Takdir Tuhan selalu indah dan memesona.
Maka jangan pernah sekalipun meragukannya.

Izinkan aku menjaga hati.....
Minggu, 13 November 2016 0 comments

Maafkan Aku ..



Maafkan aku
Maaf masih merecoki semua hal tentangmu
Membuatmu seakan tidak dapat melanjutkan hidup
Semata bukan itu tujuanku
Aku hanya ingin melihatmu baik-baik saja tanpaku
Apa aku salah?
Semua yang terjadi memang karena kesalahanku
Aku yang tak setia
Aku telah banyak bermain-main dengan wanita di luar sana
Maka, aku ingin menebus kesalahanku
Menanyakan kabarmu takkan pernah bosan bagiku
Meski aku harus menahan diri untuk tidak berharap kembali padamu

Sorry - via http://intisari-online.com/Inspiration/Tell-Your-Story/Maafkan-Saya

Aku tahu diri
Aku yang telah membuat lubang hatimu
Tak sepantasnya aku menginginkanmu
Jadi izinkanlah aku mengamatimu dari jauh
Memastikan suatu saat ada seseorang yang akan menyentuh hidupmu
Menyematkan cincin di jemarimu
Mendengarkan keluh kesahmu
Menenangkanmu..
Karena sejujurnya aku takkan bisa mengabulkan semua itu..
Berbahagialah , wanita terindahku..
Cinta pertamaku..


(POV seorang laki-laki dewasa yang menyesali tindakan masalalunya) :D
 
;